Kamis, 30 Agustus 2012

Jika Anda Ingin Sukses Lupakan Alasan atau Jika Anda Ingin Alasan Lupakan Sukses



Seringkali kita mendengar orang berkata demikian:
“Saya tidak bisa.”
“Saya tidak berbakat.”
“Saya hanya orang biasa.”
Itulah alasan-alasan yang sering muncul saat seseorang gagal melakukan suatu perkerjaan atau diajak melakukan sesuatu hal yang agak berat atau menantang. Beralasan adalah salah satu ciri dari orang yang hidup di bawah garis. Alasan ini muncul jika seseorang yang tidak memiliki kepercayaan diri, sehingga ia merasa akan (takut) gagal jika melakukannya.
Alasan ini dikatakan karena mereka tidak mau repot-repot mencoba, mereka menyabotase kesempatan mereka sendiri untuk sukses bahkan sebelum mereka memulai. Mereka menipu dan meremehkan diri sendiri dengan memberikan tanggapan seperti itu. Mereka mungkin tidak akan gagal, tetapi mereka pasti tidak akan berhasil.
Jika Anda pernah membaca biografi orang-orang yang dikatakan “berbakat” itu, Anda akan melihat bahwa hidup mereka dipenuhi dengan belajar dan latihan serta kemauan mencoba terus-menerus dengan diiringi oleh kegagalan-kegagalan. Atlit-atlit piala Thomas dan Uber yang beberapa waktu lalu gagal, hidupnya dipenuhi oleh dedikasi tinggi terhadap latihan. Hampir tiap hari dan hampir seharian mereka berlatih.
Meskipun demikian mereka masih gagal, apa lagi jika tidak berlatih. Andrias Harefa adalah orang yang berbakat dalam menulis. Buku dan artikelnya begitu banyak dan bahkan beberapa buku dia menjadi best seller. Tetapi Anda tahu bagaimana dia bisa menulis dengan hebat? Dia begitu lahap dalam membaca buku dan sering menulis, dan tidak sedikit tulisannnya yang ditolak media masa.
Oleh karena itu, jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih. Ingat!
Jika Anda Ingin Sukses Lupakan Alasan atau Jika Anda Ingin Alasan Lupakan Sukses

Tidak ada komentar:

Posting Komentar