Definisi
Venografi
adalah pemeriksaan radiografi dari sistem vena dengan penyuntikkan kontras
media positif.
Vena Cavografi Inferior adalah pemeriksaan radiografi dari vena cava inferior dengan menggunakan kontras
media.
Pemeriksaan ini
bertujuan untuk memperlihatkan ada atau tidaknya kelainan pada pembuluh darah vena cava
inferior.
II.2 Anatomi
Fisiologi
Vena
mengantarkan darah ke jantung. Dimulainya sebagai pembuluh darah
kecil yang terbentuk dari penyatuan kapiler. Vena kecil-kecil ini bersatu
menjadi vena lebih besar, mungkin juga membentuk batang vena yang makin
mendekati jantung makin besar ukurannya. Vena lebih banyak dari pada arteri dan
ukurannya pun lebih besar.
Vena dalam atau
vena komitan mendampingi arteri utama dan diberi nama sama dengan nama
arterinya. Beberapa arteri mempunyai dua
vena pendamping.
Inferior vena cava (IVC) dibentuk oleh pertemuan vena iliaka umum anterior
tubuh L5. IVC ini naik di retroperitoneum, di
sebelah kanan garis tengah. (Bagian atas perut adalah tertanam di permukaan
posterior dari lobus kanan hati). Hal ini menguras lumbal, vena ginjal dan hati, dan pembuluh darah yang tepat gonad, adrenal, dan
frenikus. IVC menembus diafragma di sekitar tingkat T8 dan mengalir ke
atrium kanan.
II.3 Indikasi dan Kontra Indikasi
- Indikasi
Indikasi dilakukan pemeriksaan vena cavografi inferior antara lain :
a.
Edema, yang dikarenakan adanya infeksi pada vena cava inferior.
Pada umumnya edema berarti meningkatnya volume cairan ekstraseluler
dan ekstravaskuler disertai dengan penimbunan cairan ini
dalam sela-sela jaringan dan rongga serosa. Dapat bersifat setempat atau umum.
Dalam rongga pleura dan rongga pericard normal juga terdapat cairan
sedikit, sekedar untuk membasahi lapisan permukaan. Dalam rongga pericard
misalnya normal terdapat 5 – 25 ml cairan.
Faktor yang dapat berkontribusi
pada pembentukan edema :
2. Mengurangi tekanan oncotic dalam pembuluh darah oleh
peningkatan permeabilitas dinding pembuluh darah seperti dalam
peradangan atau oleh penyumbatan cairan izin melalui limpatik oleh perubahan dalam sifat
mempertahankan air dari jaringan sendiri.
b. Trombosis
Trombus ialah suatu benda yang tersusun oleh dan dari unsur-unsur darah
di dalam pembuluh darah atau jantung sewaktu masih hidup.
Proses
pembentukan trombus dinamai trombosis. Thrombus harus dibedakan dengan beku darah yang terjadi sesudah meninggal (
postmortem clot ).
Akibat-akibat trombosis :
Trombus yang terbentuk dalam vena
menimbulkan :
Statis darah
Bendungan pasif
Edema dan kadang-kadang nekrosis
c.
Pelebaran
Vena
Varises dan aneurisma vena
d.
Penyumbatan Vena
e.
Gangguan Katup vena misalnya insufisiensi katup vena perforantes
f.
Mengukur tekanan vena di tempat tempat tertentu
g.
Penekanan vena oleh masa tumor ,misalnya tumor mediastinum
- Kontra Indikasi
a. Penyakit jantung aktif
b. Myocardial Infarction ( Sebuah serangan jantung )
c. Alergi iodium (bahan kontras yang
digunakan iodium)
II.4
Persiapan Pemeriksaan
-
Pasien diminta mengisi lembar persetujuan akan dilakukan pemeriksaan atau
inform concent.
-
Semua peralatan steril maupun non steril dipersiapkan.
-
Pasien diberi penjelasan mengenai pemeriksaan yang akan dilakukan.
II.5 Alat dan Bahan
Steril
- Kateter
polythene multiple 50 – 60 cm
- Guide
wire
- Jarum
punksi
- Spuit
ukuran 2 cc untuk skin test
- Kassa
dan sarung tangan steril.
- Y
connection (penghubung kateter)
- Kain
atau alas steril
Unsteril
- Bengkok
- Korentang
- Handuk
- Kain
kassa unsteril
- Gergaji
ampul
- Betadine
- Alkohol
- Kontras
media
- Obat –
obatan emergency
II.6 Prosedur
Pemeriksaan
Sebuah venogram vena cava inferior digunakan terutama untuk
menunjukan keberadaan thrombus atau penempatan vena cava inferior.
-
Penginjeksian biasanya melalui sisi lubang catheter multiple yang dimasukan
melalui vena femoralis dan diposisikan pada iliac vein atau aspek inferior dari
vena cava inferior.
-
Radiograf dapat diperlukan untuk menghasilkan opasifikasi vasculaturate dari
cateter ke atrium kanan. Penginjeksian yang sesuai dan program film yaitu
25 ml/detik untuk 50 ml volume total dan 2 film perdetik untuk 4-8 detik pada
kedua bidang. Pemfilman dimulai pada akhir menahan pengeluaran nafas.
II.7 Venogram tungkai bawah
Venogram tungkai bawah merupakan hal yang umum dilakukan untuk melihat
thrombosis vein dalam kaki. Venogram ini biasanya dihasilkan dengan pembuatan
suatu injeksi melalui sebuah needle yang ditempatkan langsung ke dalam vena
superficialis pada kaki. Ahli radiografi kemudian megobservasi petunjuk berikut
:
1.
Membuat radiograf dengan posisi pasien di atas sebuah meja miring pada posisi
semi tegak lrus pada sudut minimum 45 derajat bila memungkinkan.
2.
Mulai mengambil
gambaran radiograf pada bagian pergelangan kaki
dan diteruskan dengan mengarahkan secara superior untuk meliputi vena cava
inferior sebagai lanjutan injeksi.
3.
Posisi tambahan diberikan pada saat melakukan floroskopi ,dan biasanya
menghasilkan proyeksi proyeksi AP dengan kaki bagian dalam dirotasi 30
derjat untuk mencakup keseluruhan daerah yang menjadi perhatian.
4.
Lakukan proyeksi lateral pada pasien bila
diperlukan.
5.
Jika pengambilan
film radiograf dilakukan dengan posisi
pasien terlentang ,gunakan turniket tepat
proksimal terhadap pergelangan kaki dan lutut untuk memperkuat pengisian vena
vena pada kaki.
6.
Biasanya gambaran radiograf serial penyinaran dihasilkan dengan bucky tray atau
pengubah film terpisah 5 sampai 10 detik. Injeksi dapat dibuat dengan tangan
,atau sebuah injector otomatis yang dapat diset
untuk membawa 1 atau 2 ml/detik untuk total injeksi 50-100ml.
Pada suatu
prosedur angiografi ,metode metode tepat harus diikuti dan urutan pemfilman dan
injeksi harus ditentukan pada konsultasi dengan dokter ahli. Sebagaimana
seluruh prosedur pembedahan dilakukan ,perawatan harus dilatih untuk memastikan
bahwa teknik teknik steril diatur secara ketat. Posisi tepat terhadap pasien
juga penting sehingga bagian bagian tubuh yang diinginkan akan cukup
ditunjukan. Hal yang juga penting adalah bahwa kehati hatian dan kerjasama yang
baik antara dokter ahli dan ahli radiograf dan pasien akan menghasilkan
radiograf dengan jumlah informasi diagnostic maksimum.
II.8
Penempatan Filter
(Penyaring) pada vena cava inferior
Proses pemindahan
embolus pada kaki biasa dilakukan dengan pemeriksaan vena cava inferior dari
sisi kanan hati dan disangkutkan pada arteri pulmonaris. Sebuah filter dapat
ditempatkan secara percutan padavena cava inferior untuk menangkap sebuah
embolus.
Ide pertama untuk menangkap embolus sudah dimulai sejak tahun 1784 ,dan
pembedahan pada bagian vena cava inferior pada tahun 1869. Prosedur ini dan
prosedur pembedahan parsial tersebut memiliki kelemahan komplikasi yang tinggi
,tidak hanya dari proses pembedahan tetapi juga dari kemampuan pengaliran
vena dari anggota tubuh bawah.
Teknologi kateterisasi dikembangkan dalam bentuk balon untuk vena cava inferior
,tetapi prosedur ini juga berakibat terjadinya komplikasi dari kemampuan
pengaliran dari anggota tubuh bawah. Penyaringan pertama kali didesain untuk
menangkap emboli pada vena cava pada tahun 1967 oleh Mobin –Uddin . Terdiri
dari 6 logam yang digabung pada satu ujung untuk membentuk sebuah conical
yang kemudian ditutup oleh canopy plastic. Canopy plastic terlalu mahal dan sulit
,sehingga filter Mobbin Uddin ini tidak digunakan lama. Karena tusukan itu
menyerupai sebuah paying terbuka ,penyaring vena cava pada semua tipe untuk
beberapa tahun mengacu pada sebuah penyaring “filter payung”.
Vena thrombosis anggota tubuh bagian bawah tidak membentuk pengindikasian untuk
penempatan filter vena cava inferior. Normalnya ,pengobatan tentang kandungan
darah diatur untuk mengubah vena thrombosis. Ketika terapi anti coagulant
dikontraindikasikan karena hemoharging atau resiko hemorrhaging ,penempatan
filter mungkin digunakan sebagai indikasi. Penempatan filter sendiri memiliki
resiko,mereka mencapai thrombosis pada vein melalui filter yang dimasukan dan
caval thrombosis ,tetapi resiko secara normal yang tidak mengancam hidup
sesudah penempatan filter. Penting untuk dicatat bahwa penempatan filter vena
cava inferior adalah tidak mengobati untuk kedalaman vena trombosis
pada kaki tetapi dipakai untuk mereduksi perubahan embolisme pulmonary.
Pulmonary vena cava inferior tersedia dalam berbagai bentuk. Semua filter ini
berbentuk cateter dan bentuknya fungsional. Pemasukan cateter melalui penutup
pada ukuran 9-29 Fr. Filter membuat metal inert (lembam) dan didesain untuk
penempatan permanen. Filter Kirmlay Greenfield disusun dalam 6 kaway topangan.
Digabungkan pada aspek untuk menjadi bentuk conical. Masing masing topangan
memiliki sangkutan pada ujung dinding dari vena kava. Filter Titanium
Greenfield adalah modifikasi dari Kirmlay Green field yang dimasukan melalui
sebuah venotomi kecil. Filter Vena Tech juga terdiri dari 6 logam
penopang membentuk kerucut ,tetapi masing masing ujung penopang dengan
sebuahsisi jeruji yang parallel ke dinding vena cava. Sisi jeruji miliki kaitan
untuk menahan filter pada tempatnya. Filter Gianturco Roehm Bird”s nest terdiri
atas kawat yang tajam yang disangkutkan pada masing masing ujung oleh kawat
topangan sangkutan berbentuk V. Filter Simon Nitinol disusun oleh kawat yang
memiliki penyimpan thermal (suhu). Alat ini sangat menyatu pada pemasukan
,untuk melengkapi pembedaan bentuk ketika ditempati pada sekitar
temperatur tubuh pada vena cava. Secara inferior alat ini memiliki 6
kawat penopamg berbentuk kerucut ,dan secara superior memiliki 7
rangkaian kawat yang saling terkait untuk tambahan . Beberapa filter
didesain untuk penempatan sementara . Mereka memiliki sebuah sangkutan
dasar yang melaluinya. Filter sementara lainnya dipakai dengan pemasukan
cateter ,beberpa filter kateter harus diambil setelah 10 hari atau akan menjadi
permanen pada vena cava endothelium.
Filter secara percutan dimasukan melalui femoral .jugular ,atau vena cubiti
,atau balasannya untuk penempatan pada bagian vena cava inferior hanya inferior
ke renal vein adalah penting untuk menghindari resiko renal vein thrombosis
,yang dapat dihasilkan jika vena cava mempengaruhi ke level superior pada
renal vein thrombus besar pada sebuah filter. Sebuah vena cavogram
inferior menggunakan teknik Seldinger ,yang biasanya diambil dari vena
femoral kanan. Cavogram vena inferior didefinisikan sebagai anatomi yang
mencakup tingkat renal vein ,mendeterminasi diameter vena cava dan
mengatur keberadaan thrombus .Sebuah filter dimasukan dari bagian
jugular atau antecublial mendekati bagian yang diindikasikan jiak thrombus
berada pada vena cava inferior. Diameter vena cava inferior mempengaruhi
pemilihan filter ,karena masing masing filter memilki diameter maksimum.
Penempatan radiograf dihasilkan untuk mendokumentasikan lokasi dari filter
tersebut.
II.8 Perawatan
Pasien
-
Pengukuran tekanan darah.
-
Pengukuran denyut nadi.
-
Pengamatan KU pasien (kontrol umum) dilakukan 15 menit sekali sampai 2 jam.
-
Pengamatan bekas punksi apakah terjadi hematom.
BAB III
PENUTUP
III.1
Kesimpulan
Vena Cavografi Inferior adalah pemeriksaan radiografi dari vena cava inferior dengan menggunakan kontras
media.
Vena Cavografi Inferior ditujukan untuk menunjukkan keberadaan
thrombus atau oklusi dari vena cava inferior. Injeksi biasanya dibuat dengan
lubang multiple kateter yang dimasukkan ke vena femoralis dan biasanya
diposisikan pada daerah vena iliaca atau bagian inferior dari IVC. Radiografi
diperlukan untuk menunjukkan peredaran opaksiti dari tip kateter sampai atrium
kanan.
Injeksi yang dilakukan dan program film yang dipakai adalah 25 ml/sec. Untuk
total volume sebesar 50ml dan 2 film perdetik untuk 4-8 detik baik pada kedua
bidang.